
Petugas sedang memverifikasi kelengkapan berkas usul NIP CPNS
Magelang[www.bkppd.magelangkab.go.id]– Bertempat di Ruang
Rapat Bina Karya (18/2/2025) sejumlah 228 peserta yang lolos Seleksi Kemampuan
Bidang (SKB) mengikuti pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Kepala Bidang Pengadaan,
Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Agung Satria Utama, yang ditemui
disela-sela acara mengungkapkan sebanyak 226 orang tersebut diundang dan hadir
terbagi menjadi 2 sesi, hadir pukul 08.00-10.00 untuk CPNS Tenaga Kesehatan
sebanyak 123 orang, sedangkan untuk tenaga teknis sebanyak 103 hadir pukul 13.00-16.00 WIB.
Beliau memberikan ucapan
selamat kepada seluruh peserta atas keberhasilannya sampai di tahap pemberkasan
ini. Para peserta diharapkan mampu menunjukkan komitmen untuk mematuhi berbagai
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang kepegawaian dan
kebijakan maupun ketentuan internal yang berlaku di Pemerintah Kabupaten
Magelang.
Ia juga menambahkan bahwa pemberkasan usul NIP CPNS merupakan bagian dari tahapan pengajuan Nomor Induk CPNS ke Badan Kepegawaian Negara, proses ini merupakan hal penting dari tahapan seleksi ASN dimana hal tersebut menentukan apakah seorang calon PNS yang lulus seleksi dapat diangkat atau tidak menjadi CPNS.
“Kami, panitia seleksi CASN Kabupaten Magelang berupaya untuk melakukan verifikasi berkas calon PNS sebelum nantinya diperiksa oleh BKN, harapannya agar seluruh calon PPPK dapat lolos dan mendapat nomor induk”, jelas Agung.
Pada kesempatan itu
salah seorang peserta pemberkasan usul NIP CPNS, Ilma Martiasari (26) CPNS
formasi Perawat Terampil di RS Bukit Menoreh merasa senang karena bisa pulang
ke kampong halaman yang sudah 5 tahun merantau bekerja di Tangerang Selatan.
“senang sekali dapat
pulang di kampung halaman, sudah 5 (lima) tahun bekerja dan sudah resign jadi
pengen cepat-cepat kerja bergabung di Pemkab Magelang,”harapnya sambil
tersenyum.
Beralih ke peserta calon
Tenaga Kesehatan Pranata Laboratorium Terampil yang mendaftar di Puskesmas
Tegalrejo, Dzikri Baiti Safa’ah (26). Rasa bahagia bisa bergabung menjadi PNS
Pemkab Magelang untuk melayani masyarakat di tanah kelahirannya setelah satu
tahun mengabdi di salah satu instansi di Bantul.
Sama halnya dengan Radhitya
Fathoni Adi (25) dapat bergabung menjadi ASN Magelang adalah harapannya setelah
3 (tiga) tahun merantau di ibu kota. Meski orang tua juga berstatus ASN, namun
mendaftar ASN adalah murni keinginan dirinya.
“semoga dapat bekerja
lebih baik lagi, amanah dan mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan
pemerintah Kabupaten Magelang”,ujarnya.
Sebagai informasi bahwa Pemkab Magelang membuka 250 formasi CPNS untuk kebutuhan tahun 2024 yang terdiri dari 144 tenaga kesehatan dan 106 tenaga teknis. Dari 250 formasi tersebut terisi 228 yang terdiri dari 125 tenaga kesehatan dan 103 tenaga teknis, namun terdapat 2 (dua) tenaga kesehatan yang mengundurkan diri sehingga hanya dapat diusulkan penetapan NIP CPNS sebanyak 226. Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut, Panitia Seleksi ASN Pemkab Magelang melakukan usul NIP CPNS yang dilaksanakan tanggal 24 sampai 25 Februari 2025.
Adapun rencana penerimaan
SK CPNS kebutuhan tahun 2024 direncanakan pada bulan Maret 2025 yang diharapkan
CPNS dimaksud dapat bekerja mulai 1 April 2025.