
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang, Drs. Ari Handoko, M.M, sedang memberikan sambutan pembukaan acara Bimtek Anjab (12/11)
Magelang (www.bkppd.magelangkab.go.id)- Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang khususnya dalam menyusun Analisis Jabatan serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien menuju tercapainya Visi Magelang Aman Nyaman Religius Unggul dan Sejahtera (Magelang “ANYAR GRESS”), BKPPD bekerja sama dengan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Jabatan yang di selenggarakan di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang (12-14/11).
Narasumber terdiri dari Komisi I DPRD Kabupaten Magelang, Biro Organisasi Provinsi Jawa Tengah, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), dan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Magelang.
“Seiring dengan adanya
perubahan beberapa kelembagaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, sebagaimana
Peraturan Daerah Kabupaten Magelang Nomor 7 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga
atas Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan
Perangkat Daerah Kabupaten Magelang, serta dalam rangka mendukung Visi Misi
Bupati Magelang Tahun 2025-2029, pada misi “Ngelayani Birokrasine” maka
perlu menyesuaikan analisis jabatan yang telah disusun,”ujar Kepala BKPPD, Ari
Handoko saat membuka acara bimtek.
Menurutnya beberapa
Organisasi Perangkat Daerah yang mengalami perubahan nomenklatur, diantaranya Dinas
Pendidikan, Disparbudpora, Bappenda, BPKAD, Bapperida dan BKPSDM, selain itu terdapat
6 lembaga baru yang memerlukan penyesuaian total serta beberapa lembaga lain
yang perlu penyesuaian, antara lain UPT PPA pada Dinsos PPKB, UPT Rusunawa pada
DPRKP, Bidang Damkar pada Satpol PP dan PK, Bidang PentaTrans Disperinnaker dan
penyesuaian seluruh pelaksana pada Perangkat Daerah.
“Oleh karenanya melalui
kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Jabatan ini, Bapak Ibu selaku
Pejabat Pengelola Kepegawaian dapat segera melakukan akselerasi menyusun dan
menyesuaikan analisis jabatan pada perangkat daerah masing-masing, dan akhirnya
dapat tersusun Analisis Jabatan Pemerintah Kabupaten Magelang yang akurat dan efektif,”harapnya.
Materi bimtek menekankan pada praktik penyusunan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja bagi pejabat struktural, fungsional dan pelaksana kemudian dihari terakhir bimtek dilaksanakan seminar penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja.
“Kedua instrumen ini
bukan sekadar alat administratif, tetap merupakan dasar menentukan kebutuhan
riil pegawai, struktur organisasi dan perencanaan SDM,” ujar narasumber.
Diikuti oleh 74 (tujuh puluh empat) peserta Kasubbag Umum dan Kepegawaian atau Pejabat Pengelola Kepegawaian dan/Petugas Teknis pada OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, narasumber berharap pasca bimtek peserta benar-benar dapat memahami secara menyeluruh bagaimana melakukan analisis jabatan dan beban kerja dengan tepat, akurat serta sesuai regulasi.
