
Ketua Komisi I DPRD Kab Magelang, M. Sholeh Nurcholis sedang memberikan pengarahan pada peserta Forum PD BKPPD
Magelang [www.bkppd.magelangkab.go.id]
– Komisi I DPRD minta OPD berkolaborasi dengan DPRD dan masyarakat dalam penyusunan
RKPD, mengacu pada visi misi Magelang Aman, Nyaman, Religius, Unggul dan
Sejahtera atau Magelang “Anyar Gress” dan program prioritas Kepala Daerah.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Magelang, M Sholeh
Nurcholis, pada Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan Badan Kepegawaian
Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang, Selasa (25/2/2025),
di Ruang Rapat BKPPD.
Ketua Komisi I menyimpulkan, bahwa Visi Misi Anyar Gress dan Sapta Cipta selalu menjadi pedoman pada arah pembangunan daerah, penyusunan RKPD harus sesuai dengan timeline dan mekanisme yang ada.

Peserta forum PD BKPPD dari Inspektorat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bagian Umum, Bagian Hukum Setda, Diskominfo, BPPKAD Kab. Magelang
Beliau juga mengingatkan kepada perwakilan dari 7 OPD yang hadir
dalam forum PD tersebut bahwa tujuan pembangunan daerah pada RPD Pemerintah
Kabupaten Magelang tahun 2025-2026, yaitu :
1. Meningkatnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya
saing.
2. Meningkatnya daya saing perekonomian daerah berbasis potensi
unggulan daerah.
3. Meningkatnya pembangunan infrastruktur wilayah yang berkeadilan,
berkeselamatan dan berkelanjutan.
4. Meningkatnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih
melalui pelaksanaan agenda reformasi birokrasi
Sementara, Kepala BKPPD Eko Tavip Haryanto membuka acara
sekaligus mengawali pemaparan tentang tujuan diadakannya forum PD yakni untuk melakukan sinkronisasi program dan
kegiatan antar SKPD guna optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan
kewenangan dan tercapainya sinergi dalam pelaksanaan prioritas pembangunan
daerah.
Ia menyampaikan program serta
kegiatan strategis yang akan dilakukan BKPPD pada Tahun
2026 mendatang.
Dalam paparannya, Ia meminta kepada peserta agar dapat memberi masukan kepada
Rancangan Renja agar dapat disempurnakan.
“saran masukan dari Bapak/Ibu peserta PD untuk kami menetapkan aktivitas strategis yang akan dimuat dalam Renja
PD, sangat dibutuhkan,”ujarnya.
Eko menjelaskan tujuan Perangkat Daerah
BKPPD adalah
meningkatnya kinerja sistem manajemen kepegawaian dengan indikator Indeks
Sistem Merit serta Sasaran Perangkat Daerah yaitu meningkatnya kualitas
aparatur dengan indikator sasarannya Indeks Profesionalitas ASN.
“Berdasarkan Surat Edaran Menpan RB Nomor 4
tahun 2024 tanggal 4 September 2024 Tentang Pengalihan Pelaksanaan Sistem Merit
Dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara, maka tugas dan fungsi KASN beralih
kepada Kementerian PANRB dan BKN sehingga penilaian tahun 2023 masih digunakan
di tahun 2024 yaitu 0,71 masuk kategori III yakni Baik. Penilaian selanjutnya masih menunggu aturan
dari Menpan RB dan BKN,”katanya.
Terkait dengan Indeks Profesionalitas ASN tahun 2024, beliau
menambahkan bahwa Pemkab Magelang masih berada di kategori sedang dengan nilai 79,37 dari target 64.
“Beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam rangka peningkatan
Nilai IP ASN diantaranya pengiriman diklat/bintek /workshop semua ASN, termasuk
menggali peluang kerjasama dengan lembaga penyelenggaran yang tak berbayar
(gratis), peningkatan kualifikasi pendidikan, prioritas update database
khususnya data pengembangan kompetensi ASN yang mendukung 40% dalam pencapaian
IP ASN serta meningkatkan disiplin pegawai,”jelas Eko.
Pada kesempatan yang sama Sito Lasmi Nugraheni, Kepala Sub
Bagian Program BKPPD menjelaskan Renja BKPPD tahun 2026 terdiri dari 2 program
dan 12 kegiatan dengan didukung 37 sub kegiatan dengan besaran Belanja gaji dan
tunjangan ASN disesuaikan dengan usulan formasi. Forum PD berjalan dengan
lancar, saran dari perwakilan OPD yang diundang menjadi Rancangan Renja PD berdasarkan hasil Forum PD serta
diakhir acara dilakukan penandatangan berita acara. Berita acara beserta
lampirannya dijadikan sebagai bahan penyempurnaan rancangan RKPD tahun 2026.