
MAGELANG (www.bkpsdm.magelangkab.go.id) – SI PAPAH GAGAH istilah nama sebuah sistem instrumen yang unik, menarik dan mudah diingat adalah salah satu proyek perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 8 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 karya Hermanto, S.E,M.M Kepala Sub Bagian Keuangan yang merupakan peserta PKP dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magelang.
Sebagai instrumen bantu dalam menghitung kebutuhan Pajak
Penghasilan (PPh) atas penghasilan PNS,
SI PAPAH GAGAH dirancang dengan prinsip sederhana dan praktis, yaitu pengguna
cukup menyediakan atau menginput template data gaji PNS dan besaran TPP
masing-masing PNS, selanjutnya sistem secara otomatis melakukan pengolahan dan
menghitung kebutuhan PPh atas gaji dan TPP untuk kebutuhan selama satu tahun.
Demikian yang disampaikan Hermanto saat Launching SI PAPAH GAGAH
pada Selasa (29/9/2026) di Ruang Rapat BKPSDM diikuti oleh seluruh ASN BKPSDM.
Ia menambahkan Perhitungan PPh PNS yang bersumber dari gaji dan
Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), merupakan salah satu bagian penting dalam
mendukung tertib administrasi keuangan pemerintah daerah.
Dalam pelaksanaannya, perhitungan kebutuhan pajak penghasilan
membutuhkan data yang akurat mengenai besaran penghasilan masing-masing PNS
serta dilakukan secara konsisten agar kebutuhan anggaran pajak dapat
diproyeksikan secara tepat dalam satu tahun anggaran.
“Yang sebelumnya, kita hitung kebutuhan PPh atas gaji dan TPP secara manual dan lama, serta berpotensi menimbulkan perbedaan hasil perhitungan apabila dilakukan oleh masing-masing perangkat daerah dengan metode yang berbeda, dengan SI PAPAH GAGAH dapat menghasilkan hitungan kebutuhan pajak secara cepat, akurat dan tentu saja seragam di masing-masing perangkat daerah,”paparnya.
Kepala BKPSDM, Ari Handoko membuka secara resmi peluncuran SI
PAPAH GAGAH sebagai inovasi di bidang keuangan yang memberikan manfaat dalam
mendukung efisiensi, standardisasi, dan akuntabilitas pengelolaan kebutuhan
anggaran PPh PNS pada seluruh perangkat daerah.
Dalam jangka panjang, Ia berharap SI PAPAH GAGAH menjadi bagian
dari upaya transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pemerintahan
daerah.
“Sistem yang sederhana namun memberikan manfaat langsung ini
dapat dikembangkan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan organisasi, sehingga
mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien,
transparan, dan akuntabel,”pungkasnya.
SI PAPAH GAGAH tidak hanya diterapkan oleh BKPSDM, namun jika nanti diterapkan oleh masing-masing SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, sistem ini memberikan manfaat utama berupa kemudahan dan efisiensi dalam menghitung kebutuhan PPh atas gaji dan TPP PNS. Selain itu meningkatnya keseragaman metode penghitungan antar-SKPD, serta tersedianya informasi kebutuhan PPh gaji dan TPP yang lebih cepat sebagai bahan perencanaan anggaran.
