Kembali

Pembekalan Keterampilan Praktis bagi 123 PNS Jelang Purna Tugas



Magelang (www.bkppd.magelangkab.go.id)- Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang Pelatihan menyelenggarakan Pembekalan Keterampilan bagi 123 PNS yang sudah memasuki masa purna tugas Terhitung Mulai Tanggal (TMT) Batas Usia Pensiun (BUP) bulan Juli, Agustus, September 2024.

 

Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 20 hingga 21 Mei 2024 dan terbagi menjadi 3 kelompok, dimana masing-masing kelompok mengunjungi Home Industry dan Kelompok Usaha yang telah berhasil melakukan budidaya ataupun pengolahan barang untuk meningkatkan nilai ekonomi. 

 

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKPPD, Agung Satria Utama, S.Kom. M.Eng, selaku koordinator kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa BKPPD telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Keterampilan bagi ASN menjelang Purna Tugas untuk kedua kalinya.

 

“Ini merupakan kali kedua kami laksanakan pembekalan keterampilan bagi ASN jelang purna tugas, yang pertama kali kami lakukan di akhir tahun 2023 lalu”,katanya.

 

Ia menambahkan tujuan kunjungan ke lapangan ini sebagai apresiasi bagi para ASN yang memasuki purna tugas atas pengabdian dan dedikasinya dalam menjalankan tugas sebagai ASN Pemerintah Kabupaten Magelang. Selain itu sebagai pembekalan keterampilan guna menyiapkan diri berkegiatan di masa purna tugas salah satunya melakukan kegiatan wirausaha baik secara mandiri maupun kelompok.

 

Ditambahkan Agung, ada 2 (dua) lokasi yang dijadikan lokasi kunjungan yaitu UKM Naura Jamur yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta yang merupakan salah satu usaha budidaya jamur dan rumah makan bernuansa serba jamur serta Kelompok Usaha Bersama “Bendari Farm” yang beroperasi di bidang peternakan dan perikanan berkelanjutan yakni menggabungkan peternakan ayam dan bebek dengan budidaya ikan memanfaatkan kotoran unggas sebagai pakan maggot untuk ikan lele.

 

Sukardi pemilik UKM Naura Jamur mengatakan pihaknya merasa senang tempat usahanya menjadi lokasi kunjungan bagi para ASN jelang purna tugas. Ia berharap usahanya dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk memulai berbisnis, karena meningkatnya peminat jamur tiram di Indonesia, tentu menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi para pelaku bisnis.

 

“Alhamdulillah bermula dari 0, saya dan istri merintis usaha ini dengan modal usaha dari koperasi, kita sama-sama belajar untuk menjalankan usaha ini secara konsisten dan tlaten memenuhi permintaan konsumen yang semakin bertambah”,katanya.

 

Sukardi membagi tips-tips mengelola usaha jamur sampai dengan pemasarannya.

“Silakan yang mau memulai usaha kami siap membimbing, kami menyediakan media tanam jamur (Baglog) yang sudah disterilisasi dan diberi bibit jamur”,tandasnya.

 

Peserta diajak berkeliling melihat proses pembuatan baglog, kumbung jamur dan penataannya sekaligus praktik memanen jamur dengan  benar.