Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Nanda Cahyadi Pribadi sedang memberikan sambutan mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang pada Pembukaan Bimtek Pelaksanaan E-Purchasing melalui E-Katalog dan Toko Daring
MAGELANG
(www.bkppd.magelangkab.go.id) – Penerapan E-Purchasing merupakan bagian dari
tugas pemerintah daerah untuk meningkatkan belanja produk dalam negeri dan
UMK-K, mendorong transformasi, efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan
pengadaan barang/jasa dan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang.
Demikian
yang disampaikan oleh Asisten
Perekonomian dan Pembangunan, Nanda Cahyadi Pribadi mewakili Sekretaris Daerah
dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pelaksanaan E-Purchasing Melalui Katalog
Elektronik Versi 6 dan Toko Daring LKPP di Pendopo Soepardi Komplek Setda Kabupaten
Magelang, Selasa (6/5/2025).
Nanda
menambahkan pelaksanaan e-purchasing selain menggunakan e-katalog dapat
juga menggunakan toko daring LKPP,
seiring kebutuhan pelaksanaan e-purchasing terdapat pergeseran bisnis proses
dimana sebelumnya proses e-purchasing dimulai dari pendaftaran, verifikasi
penyedia, transaski dan berakhir serah terima barang, akan tetapi dilengkapi
dengan tahapan pembayaran yang menjadi bagian yag tdk terpisahkan dari sistem
yang ada.
Oleh karena
itu Nanda berpesan kepada seluruh peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan ini
dengan baik dan memahami penjelasan dari narasumber sehingga dpat memberikan
dampak positif terhadap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dan segera
melakukan tindak lanjut.
Pada
kesempatan tersebut, Kabag Pengelolaan Sistem Informasi PBJ pada Biro APBJ
Jateng, Mufti Agung Wibowo menjelaskan proses E-purchasing melalui katalog
elektronik versi 6 dan toko daring yang
teregistrasi LKPP.
Kabag Pengelolaan Sistem Informasi PBJ pada Biro APBJ Jateng, Mufti Agung Wibowo sedang memberikan penjelasan transformasi digital pada pengadaan barang dan jasa
"E-Katalog
Versi 6 memberikan solusi inovatif dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa,
pengadaan lebih terintegrasi dari mulai pemilihan barang/jasa sampai dengan
pembayaran dapat terpantau secara sistem sehingga meningkatkan efisiensi, transparansi,
akuntabilitas pada proses pengadaan barang dan jasa,” jelasnya.
Sejumlah
fitur baru telah dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna, seperti
fitur pemilihan spesifikasi teknis, produk dalam negeri, pemilihan penyedia,
proses negosiasi harga, tahap pembayaran secara real-time, terintegrasi dengan bank
melalui pembayaran menggunakan Virtual
Account(VA). Fitur-fitur tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah
daerah untuk mamantau proses transaksi yang sedang berjalan sehingga dapat meminimalisir
keterlambatan dalam proses pengadaan ataupun pembayaran.
Hadir juga
sebagai narasumber dari Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah
(BPPKAD) Kabupaten Magelang, Widodo yang menjelaskan penyesuaian-penyesuaian
dokumen produk e-katalog kaitannya dengan sistem prosedur penatausahaan
keuangan. Sementara narasumber dari Bank Jateng sebagai bank mitra pembayaran Virtual Account (VA) pengadaan barang
jasa melalui e-purchasing memberikan tutorial
secara detail bagi Bendahara SKPD mengenai tata cara pembayaran VA melalui Cash Management System (CMS).